Peran kepala sekolah dalam pembangunan
Sumber daya pendidikan

Oleh : Reisky Bestary, M.Pd

Abstrak

Kepala sekolah adalah orang yang menjalankan suatu lembaga pendidikan formal. Kepemimpinan lembaga pendidikan perlu mendapat perhatian utama karena diharapkan akan dihasilkan tenaga kerja yang berkualitas di berbagai bidang melalui kepemimpinan yang baik. Untuk tujuan ini, kepala sekolah merencanakan dan mengevaluasi program sekolah, pengembangan kurikulum, pembelajaran, manajemen sumber daya manusia, Fasilitas dan sumber belajar, keuangan, pelayanan siswa, hubungan masyarakat sekolah dan penciptaan lingkungan sekolah. Oleh karena itu, peran kepala sekolah sebagai Pemimpin Harus memiliki banyak keterampilan termasuk keterampilan interpersonal, pengetahuan staf kependidikan, visi dan misi sekolah, keterampilan pengambilan keputusan dan keterampilan komunikasi. Namun permasalahan yang sering muncul di sektor tersebut saat ini adalah banyak kepala sekolah yang tidak mampu mengembangkan sekolah yang dipimpinnya. Hal ini disebabkan karena pengetahuan kepala sekolah dalam menjalankan sekolah masih terbatas. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka rumusan masalah dalam tulisan ini adalah “Peran Kepala Sekolah dalam Peningkatan Sumber Daya Pendidikan” dan tujuannya adalah untuk mengetahui apa saja peran kepala sekolah dalam mengembangkan guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah serta tindakan apa yang dilakukan kepala sekolah. Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di lapangan ditemukan beberapa hal sebagai berikut: kepala sekolah masih belum terampil dalam mengelola guru dan tenaga kependidikan, kepala sekolah masih belum terampil dalam mengelola sarana dan prasarana, kepala sekolah masih terampil dalam mengelola mengelola Mereka tidak. keuangan, dan kepala sekolah memiliki kapasitas terbatas untuk melakukan pemantauan akademik. Temuan ini terselesaikan dengan baik karena pembinaan dipengaruhi oleh gaya pendidikan dan pelatihan in pembelajaran layananG 1, Belajar sambil bekerja Dan Dalam pendidikan pengabdian-2 Dan bagi kepala sekolah sampel dikenal dengan istilah in-on-in, dan hasilnya terlihat pada kemampuan kepala sekolah dalam mengelola guru dan tenaga kependidikan, pengelolaan sarana dan prasarana, pengelolaan keuangan, dan pengawasan.

Berdasarkan temuan dan permasalahan tersebut, maka sangat penting untuk memiliki program peningkatan keterampilan kepala sekolah, salah satunya adalah dengan adanya pendidikan dan pelatihan yang nantinya akan berujung pada produktifitas, dan yang lebih penting adalah pemerintah daerah dapat meningkatkan keterampilan tersebut. kepala sekolah dan memiliki program pengembangan profesi berkelanjutan (PKB) untuk sekolah secara online. Kepala sekolah harus aktif dalam program yang memberikan lebih banyak kesempatan kepada kepala sekolah untuk mengembangkan keterampilannya.

Peran kepala sekolah

A. Perkenalan

1. Latar belakang

Dengan UU Nomor 20 Tahun Penguasaan, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia dan kemampuan diperlukan oleh diri sendiri, masyarakat, negara dan pemerintah.

Kepala sekolah adalah orang yang menjalankan suatu lembaga pendidikan formal. Kepemimpinan pendidikan perlu mendapat perhatian utama karena dengan kepemimpinan yang baik diharapkan akan lahir sumber daya manusia yang berkualitas sebagai pemikir dan pekerja yang mampu mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas (Sobajo dalam Suwar, 2000:2).

Untuk itu, kepala sekolah bertanggung jawab merencanakan dan mengevaluasi program sekolah, pengembangan kurikulum, pembelajaran, pengelolaan sumber daya manusia, fasilitas dan sumber belajar, keuangan, layanan siswa, hubungan masyarakat sekolah, dan pengembangan sekolah . Iklim. Oleh karena itu, dapat dipahami bahwa peran kepala sekolah sebagai pemimpin harus memiliki banyak keterampilan yang mencakup kepribadian, pengetahuan tenaga kependidikan, visi dan misi sekolah, keterampilan mengambil keputusan, dan keterampilan komunikasi.

Menurut Wijono, tugas seorang kepala sekolah secara garis besar dapat digolongkan menjadi tiga, yakni pengelolaan materi, pengelolaan personalia, dan pengelolaan kurikulum. Manajemen material adalah manajemen yang mencakup materi sekolah seperti manajemen sekolah, keuangan, gedung, peralatan dll. Manajemen sumber daya manusia adalah manajemen yang mencakup pengelolaan guru, siswa, dan personel sekolah lainnya. Manajemen kurikulum adalah manajemen yang meliputi perencanaan kurikulum, penyusunan kurikulum, dan pelaksanaan kurikulum.

Sebagaimana disebutkan di atas, kepala sekolah merupakan salah satu departemen yang berperan besar dalam meningkatkan mutu pendidikan. Sebagaimana tercantum dalam PP 28 Pasal 12 Ayat 1 Tahun 1990, kepala sekolah bertugas menyelenggarakan kegiatan pendidikan, penyelenggaraan sekolah, melatih tenaga kependidikan lainnya, serta menggunakan dan memelihara sarana dan prasarana. Tercapainya tujuan pendidikan sangat bergantung pada kemampuan kepemimpinan dan kebijaksanaan kepala sekolah yang merupakan salah satu pemimpin pendidikan. Hal ini dikarenakan kepala sekolah merupakan otoritas profesional dalam organisasi sekolah yang mengelola seluruh sumber daya organisasi dan bekerja sama dengan guru dalam mendidik siswa mencapai tujuan pendidikan. Kompetensi profesional kepala sekolah adalah mengembangkan kompetensi profesional tenaga kependidikan karena sesuai dengan tugasnya kepala sekolah memahami kebutuhan sekolah yang dipimpinnya, sehingga kompetensi guru tidak hanya terbatas pada kompetensi sebelumnya saja, melainkan kompetensi profesional kepala sekolah. meningkat dan berkembang dengan baik, sehingga profesionalisme guru menjadi kenyataan. Namun permasalahan yang sering muncul pada sektor ini adalah banyak kepala sekolah yang kurang memiliki kemampuan dalam mengembangkan sekolah yang dipimpinnya, hal ini disebabkan karena pengetahuan kepala sekolah tentang keterampilan yang dibutuhkan untuk memimpin suatu sekolah masih terbatas. Untuk itu penulis tertarik membahas peran kepala sekolah dalam meningkatkan sumber daya pendidikan.

2. Identifikasi masalah

ID masalah di atas adalah sebagai berikut:

  1. Kepala sekolah masih belum begitu terampil dalam mengelola guru dan tenaga kependidikan
  2. Kepala sekolah masih belum terampil dalam mengelola sarana dan prasarana
  3. Kepala sekolah masih belum begitu terampil dalam pengelolaan keuangan
  4. Kepala sekolah tidak mampu meningkatkan mutu pendidikan di kelas

3. Penciptaan masalah

Mengidentifikasi permasalahan di atas, maka rumusan masalah dalam artikel ini adalah seberapa besar peran kepala sekolah dalam meningkatkan sumber daya pendidikan.

4. Tujuan penulisan

Tujuan penulisan makalah ini:

  1. Untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam pengembangan guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah.
  2. Langkah apa yang harus dilakukan kepala sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah?

B. Struktur teoretis

1. Peran kepala sekolah

Dalam pandangan kebijakan pendidikan nasional (Depdiknas, 2006), terdapat tujuh peran utama kepala sekolah, yaitu sebagai berikut: (1) guru (pendidik); (2) manajer; (3) pengelola; (4) pengawas (supervisor); (5) pemimpin (leader); (6) pencipta iklim kerja; dan (7) wirausaha.

Merujuk pada 7 peran kepala sekolah yang dikemukakan Kementerian Pendidikan Nasional di atas, berikut akan kami jelaskan secara singkat hubungan peran kepala sekolah dengan peningkatan kompetensi guru.

A. Kepala sekolah sebagai guru

Kegiatan belajar mengajar merupakan hal yang sentral dalam proses pendidikan dan guru merupakan pelaksana utama dan penyelenggara kurikulum di sekolah. Kepala sekolah yang berkomitmen tinggi fokus pada pengembangan kurikulum dan kegiatan belajar mengajar di sekolahnya, sangat memperhatikan kualitas gurunya, dan berupaya memfasilitasi dan mendorong guru untuk terus meningkatkan keterampilannya.

B. Kepala sekolah sebagai manajer

Dalam mengelola tenaga kependidikan, salah satu tugas yang harus dilakukan oleh kepala sekolah adalah melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan pengembangan profesi guru. Dalam hal ini, kepala sekolah harus mampu memfasilitasi dan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada guru untuk melakukan kegiatan pengembangan keprofesian dalam berbagai kegiatan pelatihan, bahkan di sekolah seperti IHT, diskusi profesi dan sebagainya, atau di bidang pendidikan dan sebagainya. Kegiatan pelatihan di sekolah di luar sekolah, seperti: melanjutkan studi atau mengikuti berbagai kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh badan lain.

C. Kepala sekolah sebagai administrator

Peningkatan kinerja guru dalam pengelolaan keuangan bukan persoalan biaya. Besar kecilnya anggaran yang dialokasikan sekolah untuk pengembangan guru akan mempengaruhi tingkat kompetensi guru.

D. Kepala sekolah sebagai pengawas

Secara berkala, kepala sekolah perlu melakukan kegiatan pemantauan, yang dapat dilakukan melalui kunjungan kelas untuk memantau kemajuan pembelajaran...