Dalam: Tince, S.Pd

Pendidikan Ini adalah kebutuhan dasar manusia. Pendidikan adalah suatu upaya untuk menjamin agar seseorang dapat mewujudkan potensi dirinya melalui proses belajar atau oleh orang lain dengan cara yang diakui dan diterima oleh masyarakat. Pendidikan merupakan suatu usaha sadar dan terencana untuk menciptakan suasana dan proses belajar bagi peserta didik. Potensi yang dimilikinya tentunya didasarkan pada kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, ilmu pengetahuan, akhlak mulia serta kemampuannya mengabdi pada diri sendiri, masyarakat, dan negara.

Jalur pendidikan merupakan suatu cara yang digunakan peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya dalam proses pendidikan sesuai tujuan pendidikan. Guru adalah tenaga profesional sebagai guru, yang mana dalam Pasal 42 Pasal 1 UU Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa guru harus mempunyai paling sedikit ijazah intelektual dan mampu mencapai tujuan pendidikan nasional, yang kemudian disahkan dengan UU Nomor 14. 2005 tentang Guru dan Guru (UUGD).

Peran utama guru dalam pembelajaran adalah mendidik, mengembangkan dan melatih peserta didik agar memperoleh ilmu yang baik, berkarakter dan unggul. Seorang guru harus mempunyai berbagai keterampilan dan kemampuan agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. guru sebagai murid (Agen pembelajaran) adalah peran guru yang memotivasi siswa, memfasilitasi, memotivasi, merekayasa pembelajaran dan mengikutsertakan siswa.

Sebagai fasilitator, guru harus menyediakan sumber daya yang memungkinkan siswa mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan. Lingkungan belajar yang tidak nyaman, suasana kelas yang pengap, meja dan kursi berantakan, kesempatan belajar yang sedikit membuat siswa menjadi malas karena peran guru menyediakan fasilitas untuk memberikan lingkungan belajar yang nyaman bagi siswa.

Peran guru sebagai fasilitator dinilai paling baik ditinjau dari sikap guru, pemahaman siswa, dan kemampuan memahami perbedaan individu siswa. Guru kurang defensif atau kurang terbuka terhadap gagasan dan keyakinannya, guru diberikan kesempatan untuk mengemukakan gagasannya dalam diskusi kelompok, guru mendengarkan kebutuhan siswa, guru mendengarkan siswa dan mengajukan pertanyaan yang belum dipahami. .

Dengan menyajikan pembelajaran, guru menerima pendapat yang dikemukakan siswa dalam diskusi kelompok dan menunjukkan bahwa peran fasilitator adalah mendengarkan kebutuhan siswa, mengevaluasi siswa dan membangun hubungan yang positif, bersahabat dan personal serta a semangat kesetaraan secara tatap muka. siswa. Peran guru sebagai fasilitator, selain mendidik siswa menjadi individu yang cerdas di kelas, guru juga harus menjadi teladan bagi siswa. Pada dasarnya segala sesuatu yang dilakukan guru selalu menunjukkan metode pembelajaran yang dapat ditiru siswa, menimbulkan rasa percaya diri dan memotivasi siswa di dalam kelas.

Itu adalah penulisnya. Guru SMA Negeri 1 TohoKabupaten Mempawah