5/5 (2)

Mungkin Anda atau pembaca artikel ini lainnya pernah mendengar bahwa Anda memerlukan domain untuk membuat website.

Membuat website di sini bukan tentang proses membangun sebuah website dengan bantuan framework dan penulisan kode-kode program komputer.

Sebaliknya, ini adalah proses menampilkan halaman web di browser berkemampuan Internet agar pengguna dapat membacanya secara online.

Berkat alamat URL-nya, situs web Anda dapat diakses secara umum karena menggunakan kata-kata yang ramah manusia.

Nama domain

Sumber: Invato

Tapi, tahukah Anda apa itu nama domain? Bagaimana cara kerjanya di browser kita? Dan bagaimana cara memilih dan menggunakan nama URL terbaik untuk sebuah situs web?

Semua pertanyaan tersebut akan terjawab satu per satu pada artikel selanjutnya beserta informasi tambahan yang perlu Anda ketahui secara lengkap.

Memahami nama domain

Penjelasan paling sederhana tentang nama domain adalah alamat yang digunakan browser untuk menemukan situs web.

Nama unik ini bisa disebut sebagai URL utama website yang Anda lihat ketika Anda mengunjungi situs tersebut atau mengetik di browser untuk mengunjungi website tersebut.

Pada dasarnya, ini adalah alamat situs, yang tanpanya tidak ada situs yang dapat ditemukan.

Sederhananya, situs web Anda adalah rumah Anda, sedangkan nama domain adalah alamat Anda.

Dengan kata lain, nama adalah pengidentifikasi unik untuk sebuah situs web atau bahkan akun email. Secara khusus, alamat IP tertentu adalah pengidentifikasi yang ramah manusia.

Meskipun alamat IP dan nama domain merupakan pengidentifikasi unik, keduanya tidak sama. Alamat IP adalah pengidentifikasi fisik server web (atau komputer yang terhubung ke Internet).

Sedangkan nama domain merupakan nama yang mudah dibaca untuk membantu orang menemukan web server.

Baca Juga: Beli Domain .ID Murah Terbaik

Jenis nama domain

Bagian nama unik dari URL ini dapat dibagi menjadi beberapa kelas dan jenis, termasuk:

TLD adalah ekstensi umum yang terdaftar di tingkat tertinggi di DNS. Umumnya nama ini terdapat di akhir URL situs, seperti id domain, com, org, net, dan lain sebagainya.

  • Domain Sekunder (SLD)

SLD adalah elemen kunci lain dari URL yang muncul sebelum TLD, sama seperti nama "rna" yang muncul sebelum ID domain. SLD dapat menjadi bagian penting dari identitas dan branding situs web Anda.

Domain

Sumber: Invato

  • Domain Tingkat Atas Kode Negara (ccTLD)

Jenis TLD ini mengacu pada alamat khusus negara yang diakhiri dengan akhiran kode negara di URL. Misalnya ID domain untuk Indonesia dan SG untuk Singapura. ccTLD digunakan oleh situs web yang ingin menargetkan audiens spesifik negara tertentu.

Jenis TLD berikutnya lebih spesifik pada bagian URL milik organisasi tertentu. Misalnya gov untuk website pemerintah atau edu untuk website lembaga pendidikan (misalnya sekolah).

Baca juga: Beli domain .COM untuk website profesional

Cara kerja nama domain

Nama domain mirip dengan alamat karena di situlah situs Anda “berada” di web. Oleh karena itu, semua alamat URL memiliki TLD tertentu dan sistem yang disebut DNS, jaringan luas yang dikelola oleh Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN).

Sederhananya, DNS adalah jaringan server yang bertindak seperti buku alamat besar. Tanpa DNS, Anda harus mengingat alamat IP (Internet Protocol) Anda setiap kali mengakses suatu website.

Dengan kata lain, jika Anda ingin mengunjungi Facebook, masukkan baris nomor "69.63.191.255" bukan "facebook.com".

Hal ini membuat mengingat kata atau frasa sebagai URL jauh lebih mudah dibandingkan menggunakan rangkaian angka yang sulit diingat.

Lantas, bagaimana cara DNS mengubah angka menjadi alamat website yang mudah diingat?

Saat Anda memasukkan URL ke dalam bilah URL di browser web, Anda memanggil alamat IP server situs dengan mencocokkan nama domain dengan alamat IP-nya.

Alamat IP memberi tahu browser server web mana yang menghosting situs web dengan nama tersebut.

DNS menggunakan nomor urut ini untuk memetakan dan menemukan situs yang diinginkan. Kemudian DNS hanya menerjemahkannya ke dalam format yang dimengerti orang.

Browser Anda kemudian akan terhubung ke server web dan meminta salinan situs web.

Baca Juga: Beli Domain .NET dengan Harga Murah Terbaik

Bagaimana memilih nama domain untuk situs web Anda

Saat ini terdapat lebih dari 350 juta URL situs web terdaftar dan ribuan lainnya terdaftar setiap hari. Artinya banyak URL bagus yang sudah terdaftar atau akan segera didaftarkan.

Akibatnya, pengguna baru dapat ditekan untuk membuat nama URL unik untuk situs web mereka.

Berikut beberapa tip cepat untuk membantu Anda memilih nama URL untuk situs web Anda.

  • Gunakan id atau .com karena lebih populer, lebih mudah diingat, dan lebih mudah untuk mempromosikan TLD.
  • Pastikan SLD pendek, mudah diingat, mudah diucapkan dan dieja.
  • Jangan gunakan angka atau tanda hubung.
  • Gunakan Generator Dora untuk menghasilkan ide nama dengan cepat dan mudah.

Pada dasarnya, Anda dapat membeli nama URL ini melalui registrar domain .ID atau perusahaan yang menjual domain .ID.

Namun, Anda juga dapat membeli dari penyedia web hosting, yang sering kali merupakan pilihan terbaik karena ini berarti hosting dan domain Anda "berada" di tempat yang sama, sehingga lebih mudah untuk dikelola.

Cari nama domain

Sumber: Invato

Dapatkan ID domain tepercaya di RNA!

Singkatnya, nama domain adalah nama unik pada kolom bilah URL di bagian atas browser web yang mewakili nama situs web, umumnya diakhiri dengan .com, .ID, dll.

Fungsinya membantu browser menemukan website di jaringan internet yang luas.

Dengan kata lain, ini adalah alamat yang mengarahkan Anda ke suatu tempat yang didefinisikan sebagai situs web. Temukan dan beli domain .ID yang sesuai dengan identitas website Anda.

Ada banyak penyedia domain .ID yang menawarkan produknya dengan harga murah namun berkualitas. Jika Anda sedang mencari layanan penyedia domain .ID terbaik, percayakan pada kami. RNA Sebagai registrar domain .ID resmi dan terpercaya di Indonesia.