Jakarta -

Harddisk merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komputer, laptop dan gadget lainnya. Dari artikel berjudul Mengenal Hard Disk karya Echo Noor Wahudi, harddisk atau harddisk drive (HDD) semakin lama semakin bagus.

Artikel yang dimuat di Journal of Dynamic Information Technology ini menjelaskan bahwa fungsi hard disk adalah sebagai ruang penyimpanan pada perangkat elektronik. Pada awalnya, hard disk memainkan peran sekunder dalam penyimpanan, namun sekarang telah berubah.

Memahami harddisk

Harddisk merupakan salah satu perangkat penting yang wajib ada pada sebuah komputer. Dari artikel Pengertian Hard Disk oleh AA Gde Bagus Candra, dkk dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Hard disk bisa diibaratkan sebagai jantungnya sebuah komputer.

iklan


Gulir untuk melanjutkan konten.

Metaforanya adalah kerja hard disk yang menyimpan dan menyediakan data untuk pemrosesan komputer. Informasi ini ibarat darah yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Jika hard disk adalah jantungnya, maka CPU adalah otaknya komputer.

Fungsi hard disk

Laman Universitas Juanda menjelaskan fungsi harddisk sebagai berikut:

iklan


Tempat untuk menyimpan database

Menyimpan database di hard disk membantu komputer bekerja lebih baik. Tentunya harddisk yang digunakan harus memiliki kapasitas dan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Harddisk yang digunakan ada pada komputer server.

Menyimpan informasi dari sistem operasi (OS).

Biasanya sistem operasi disimpan di harddisk dan kemudian diinstal pada perangkat. Hasilnya, gadget dapat bekerja dengan baik. Tugas utama sistem operasi adalah menginstal sistem operasi dan mencegah penurunan kinerja gadget.

Fungsi lain dari harddisk adalah berkaitan dengan media penyimpanan data pribadi, yang dijelaskan sebagai berikut.

Penyimpanan data dari perangkat lunak

Pengguna biasanya menyimpan data di hard disk dengan perangkat lunak. Jika harddisk penuh dengan file, pengoperasian gadget akan terganggu.

Simpan file pengguna

Hard disk merupakan wadah bagi pengguna untuk menyimpan file dalam berbagai format dan ekstensi. File ini seringkali sangat penting dalam kehidupan pengguna.

Menjadi cadangan data

Fungsi ini dapat diterapkan jika harddisk mempunyai kapasitas yang besar. Oleh karena itu, pengguna tidak perlu khawatir kehilangan informasi berharga secara digital. Mencadangkan data kini mudah dilakukan dengan hard disk eksternal.

Jenis hard disk

Ada beberapa jenis hard disk yang tersedia di pasaran:

Lampiran Teknologi Lanjutan Paralel (PATA)

PATA pertama kali diluncurkan pada tahun 1986. Tipe ini memiliki kapasitas hingga 80 GB dan mampu mentransfer data dengan kecepatan 133 MB/s.

Tipe ini menggunakan Advanced Technology Attachment (ATA) untuk terhubung ke komputer. Selain itu, PATA dapat disebut Integrated Drive Electronics (IDE) dan Enhanced Integrated Drive Electronics (EIDE).

Lampiran Teknologi Lanjutan Seri (SATA)

Harddisk jenis ini biasa digunakan pada komputer karena kapasitasnya yang jauh lebih besar dibandingkan PATA/IDE. Selain itu, data jenis ini dapat ditransfer dengan kecepatan 150-300 MB/s.

Antarmuka Sistem Komputer Kecil (SCSI)

SCSI merupakan hasil pengembangan dari SATA dan PATA. Harddisk jenis ini dapat mentransfer data dengan kecepatan 320 MB/s dan dapat dihubungkan secara internal maupun eksternal.

Memori Ekspres Non-Volatil (NVMe)

NVMe merupakan hasil pengembangan dari semua jenis harddisk yang dibahas. Tipe ini mempunyai daya tampung dan kapasitas yang tinggi. Ada SSD yang menggunakan NVMe saat ini.

Nah, itulah pembahasan singkat mengenai harddisk yang perlu Anda ketahui. Penting untuk memahami tidak hanya fungsinya tetapi juga jenis-jenis hard disk.

Menonton video"Pencuri laptop yang menggunakan modus tukar buku di dalam bus ditangkap"
[Gambas:Video 20detik]

(baris/baris)